Izin Mendirikan Bangunan · Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Syarat dan Alur Mengurus IMB Sragen: Sudah Diganti PBG, Ini Faktanya

Oleh Mahligai Arsitek Official

Syarat dan Alur Mengurus IMB Sragen: Sudah Diganti PBG, Ini Faktanya

Banyak warga Sragen masih mencari informasi seputar IMB (Izin Mendirikan Bangunan) karena istilah ini sudah lama dikenal masyarakat. Namun sejak beberapa tahun terakhir, izin ini sudah tidak diterbitkan lagi di seluruh Indonesia, termasuk di Sragen, Jawa Tengah, digantikan oleh sistem baru bernama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

IMB Sudah Digantikan oleh PBG, Ini Dasar Hukumnya

Sejak berlakunya UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunannya, PP No. 16 Tahun 2021 dan Permen PUPR No. 21/PRT/M/2021, istilah dan mekanisme Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sebelumnya diatur dalam UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung resmi digantikan oleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara nasional. Perubahan ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Sragen, meski penerapannya di lapangan menyesuaikan kesiapan regulasi daerah (Perda) dan sistem masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

Perbedaan mendasarnya bukan sekadar ganti nama, PBG mensyaratkan penilaian teknis oleh Tim Profesi Ahli (TPA) sebelum izin terbit, sementara IMB dulu lebih banyak berbasis pemeriksaan administratif semata.

Bagaimana Nasib IMB yang Sudah Terbit Sebelumnya di Sragen?

Bagi warga Sragen yang sudah memiliki IMB lama, dokumen tersebut tetap sah dan berlaku sebagai bukti legalitas bangunan. Anda tidak perlu buru-buru mengonversinya ke PBG, kecuali jika:

  • Anda berencana merenovasi bangunan secara signifikan (mengubah struktur, menambah lantai, dsb.)
  • Anda mengubah fungsi bangunan (mis. dari rumah tinggal menjadi bangunan komersial)
  • Instansi terkait di Sragen secara khusus meminta penyesuaian dokumen untuk keperluan tertentu (jual-beli properti, pengajuan kredit, dsb.)

Jadi, Kalau Sekarang Mau Bangun di Sragen, Urus Apa?

Untuk pembangunan baru, renovasi besar, atau perubahan fungsi bangunan di Kabupaten Sragen saat ini, izin yang perlu diurus adalah PBG, bukan IMB, karena IMB memang sudah tidak diterbitkan lagi oleh dinas mana pun. Secara garis besar, prosesnya meliputi:

  1. Penyiapan dokumen administratif (KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan) dan dokumen teknis (gambar arsitektur, struktur, MEP)
  2. Pendaftaran dan pengunggahan berkas lewat portal SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) milik Kementerian PUPR
  3. Verifikasi berkas oleh Dinas PUPR/DPMPTSP Sragen, dilanjutkan penilaian Tim Profesi Ahli (TPA)
  4. Penerbitan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dan pembayaran retribusi
  5. Penerbitan sertifikat PBG elektronik setelah pembayaran terkonfirmasi

Kami sudah membahas syarat dan alur lengkapnya secara khusus: baca panduan lengkap syarat dan alur PBG di Sragen untuk detail dokumen dan tahapannya.

Cakupan Wilayah di Kabupaten Sragen

Informasi status IMB dan alur PBG ini berlaku untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Sragen, di antaranya:

  • Status dan alur izin bangunan Kalijambe
  • Status dan alur izin bangunan Plupuh
  • Status dan alur izin bangunan Masaran
  • Status dan alur izin bangunan Kedawung
  • Status dan alur izin bangunan Sambirejo
  • Status dan alur izin bangunan Gondang
  • Status dan alur izin bangunan Sambung Macan
  • Status dan alur izin bangunan Ngrampal
  • Status dan alur izin bangunan Karangmalang
  • Status dan alur izin bangunan Sragen
  • Status dan alur izin bangunan Sidoharjo
  • Status dan alur izin bangunan Tanon
  • Status dan alur izin bangunan Gemolong
  • Status dan alur izin bangunan Miri
  • Status dan alur izin bangunan Sumberlawang
  • Status dan alur izin bangunan Mondokan
  • Status dan alur izin bangunan Sukodono
  • Status dan alur izin bangunan Gesi
  • Status dan alur izin bangunan Tangen
  • Status dan alur izin bangunan Jenar

Butuh bantuan menyiapkan dokumen teknis untuk pengurusan PBG di Sragen? Tim Mahligai Arsitek siap membantu penyusunan gambar arsitektur, struktur, dan MEP sesuai standar terbaru. Mulai konsultasi sekarang tanpa perlu membuat akun terlebih dahulu.

Suka dengan artikel ini? Bagikan ke: