Alat / Kalkulator Cor Beton
Kalkulator Volume & Kebutuhan Cor Beton
Hitung volume beton dan kebutuhan semen, pasir, serta kerikil untuk pengecoran kolom, sloof, balok, atau plat lantai.
Cara Kerja Kalkulator Ini
- Volume beton = panjang × lebar × tinggi/tebal × jumlah elemen (mis. jumlah kolom dengan dimensi sama).
- Kebutuhan material dihitung dari komposisi campuran beton per m³ menurut SNI 7394:2008 sesuai mutu yang dipilih (K-175 sampai K-300). Contoh K-225: 371 kg semen, 698 kg pasir (± 0,50 m³), 1.047 kg kerikil (± 0,78 m³), dan 215 liter air.
- Volume pasir dan kerikil dikonversi dari berat memakai berat isi lepas pasir 1.400 kg/m³ dan kerikil 1.350 kg/m³; jumlah sak semen mengikuti berat sak yang dipilih (40 kg atau 50 kg).
Pertanyaan Umum
Apa itu beton mutu K-225?+
K-225 adalah salah satu mutu/kekuatan beton (kuat tekan 225 kg/cm²) yang umum dipakai untuk struktur rumah tinggal 1-2 lantai seperti kolom, sloof, dan balok. Mutu beton yang dibutuhkan sebaiknya ditentukan oleh perhitungan struktur, terutama untuk bangunan bertingkat atau bentang besar.
Lebih baik cor manual atau pakai ready-mix?+
Ready-mix (beton curah dari batching plant) lebih konsisten mutunya dan lebih cepat untuk volume besar, tapi ada volume minimum pemesanan. Cor manual lebih fleksibel untuk volume kecil, tapi mutu campuran sangat bergantung ketelitian takaran di lapangan.
Apakah perlu menambah cadangan volume beton?+
Ya, disarankan menambah cadangan sekitar 5-10% dari volume perhitungan untuk mengantisipasi ketidakrataan bekisting, tumpahan/susut saat pengecoran, dan toleransi dimensi di lapangan.
Butuh Bantuan Profesional?
Tim Mahligai Arsitek siap membantu perencanaan dan pelaksanaan proyek Anda secara detail dan akurat.
Konsultasikan Sekarang